BORNEONEWS, Kasongan - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Katingan, Eka Suryadilaga mengatakan, di wilayahnya sejauh ini tercatat ada 7 kecamatan yang dinilai rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Hal ini dikatakan Eka Suryadilaga, Jumat, 12 Juni 2020. Menurutnya, ketujuh wilayah kecamatan yang dinilai rawan Karhutla itu, yakni Pulau Malan, Tewang Sanggalang Garing, Katingan Hilir dan Tasik Payawan.
Kemudian Kamipang, Mendawai dan Kecamatan Katingan Kuala.
Menurut Eka Suryadikaga, ketujuh wilayah kecamatan ini rawan Karhutla karena rata-rata wilayah tersebut memiliki areal lahan gambut yang cukup luas dan tebal.
"Kalau berdasarkan prakiraan pihak BMKG Kalteng musim kemarau dimulai awal Juli 2020 mendatang," katanya.
Namun demikian, sebut Eka Suryadilaga, tanda-tanda musim kemarau tahun ini sudah mulai terasa. Di antaranya curah hujan sudah mulai jarang terjadi.
--page
Akan tetapi kemarau tahun ini diprediksi adalah kemarau basah, artinya disela kemarau masih ada hujan meski intensitasnya jarang.
Terkait mengantispasi Karhutla ini, pihak BPBD Katingan telah mengaktifkan pos siaga Karhutla di halaman kantor BPBD dengan personel gabungan, TNI, Polri, Satpol dan BPBD. (ABDUL GOFUR/B-5)








