BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah berharap kualitas pendidikan tidak terpengaruh signifikan di tengah pandemi covid-19 ini.
Terkait itu, dia mendorong guru di daerah ini untuk tetap semangat dan berinovasi dalam menjalankan tugas di tengah pandemi. Tujuannya agar dunia pendidikan tetap berjalan dengan baik.
Menurutnya, diperlukan kreativitas dan inovasi para guru dalam menciptakan efektivitas proses belajar dan mengajar, meski tidak harus dengan tatap muka secara langsung.
Riskon mengapresiasi langkah pemkab yang membuat panduan bagi pelaksanaan pendidikan di masa pandemi Covid-19. Panduan tersebut diharapkan bisa dijalankan dengan baik dan didukung oleh seluruh tenaga pendidik.
"Selain pembelajaran online, guru juga dituntut berinovasi agar siswa yang di luar jaringan, yaitu yang di daerahnya tidak dilengkapi fasilitas jaringan internet tetap bisa mengikuti pembelajaran," kata Riskon, Minggu, 14 Juni 2020.
--page
Ia mengatakan, Kemendikbud telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15 tahun 2020 dalam rangka mengatur teknis kegiatan belajar di rumah bagi anak-anak.
Di dalamnya sudah diatur bagaimana kegiatan belajar dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pandemi Covid-19.
Bagi siswa di perkotaan dan memiliki akses internet, kegiatan ulangan bisa dilakukan secara online. Namun bagi sekolah yang belum memiliki akses internet, perlu upaya pihak sekolah dan guru untuk melaksanakan ulangan di luar jaringan. (NACO/B-11)








