BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyeberan virus Corona masih sangat lemah. Kondisi ini dilihat masih kurangnya kesadaran menjaga jarak dan menggunakan masker di masyarakat.
Parahnya, lemahnya penerapan physical distancing atau jaga jarak ini dan penggunaan masker itu terjadi di pasar. Seperti di pasar mingguan.
Koordinator Bidang Pencegahan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau Hj Deni Widanarni mengakui hal tersebut. Dia mengaku sangat prihatin tentang kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga jarak dan selalu menggunakan masker saat berinteraksi di luar rumah.
"Memang dari beberapa pasar mingguan yang kami sidak, masalah jaga jarak dan penggunaan masker ini masih sangat lemah. Ini yang menjadi perhatian kami," kata Deni, Minggu, 14 Juni 2020.
Ia mengaku tidak mengetahui apa alasan dari masyarakat ini yang kurang sadar akan pentingnya pencegahan penyebaran virus corona. Apakah menganggap remeh virus ini sehingga acuh-acuh saja atau karena memang tidak tahu bahayanya.
--page
"Padahal untuk memutus rantai penyebaran virus corona ini kuncinya adalah masyarakat. Kalau masyarakatnya mau mematuhi protokol kesehatan maka virus ini pasti bisa cepat berakhir," tegas dia.
Deni mengharapkan, masyarakat mau bekerjasama untuk memutus rantai penyebaran covid-19 ini. Sebab tenaga pemerintah sangat terbatas dan tidak bisa memantau seluruh aktivitas masyarakat.
"Kita rindu beraktivitas normal. Melakukan banyak hal seperti biasa. Kesadaran semua masyarakat sangat penting untuk mewujudkan itu semua," ungkap Deni. (M.BADARUDIN/m)








