PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Virus corona memang menjadi salah satu penyakit yang menakutkan saat ini. Selain membahayakan bagi kesehatan, status sosial pasien positif covid-19 ini juga tak kalah penting. 

Saat ini, bukan hanya pencegahan dan kesembuhan pasien positif covid-19 yang menjadi prioritas utama. Tetapi pemulihan status sosial pasien positif covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh ini juga tak kalah penting. 

Sebab tak dipungkiri, aksi pengucilan terhadap bekas pasien positif covid-19 dan keluarga masih terjadi. Bahkan, ada yang tega menolak pemakaman jenazah pasien positif covid-19. 

Sekretaris gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, Salahudin mengakui terkait pentingnya pemulihan status sosial terhadap pasien positif covid-19. Artinya, pasien positif covid-19 yang sembuh ini tentu harus bisa kembali beraktivitas normal di lingkungannya. 

"Ini sebenarnya sangat penting peran pemerintah desa. Pemerintah desa harus memberikan pemahaman bahwa pasien yang sudah sembuh itu tak akan bisa lagi menularkan ke orang lain," kata Salahudin, Minggu, 14 Juni 2020. 

--page

Salahudin menegaskan, jangan sampai pasien yang sudah sembuh ini dikucilkan. Artinya di lingkungan tempat tinggalnya dijauhi, jualannya tidak dibeli dan sebagainya. 

"Kita sangat prihatin kondisi seperti ini. Ingat pasien yang sudah sembuh itu jangan sampai dikucilkan. Pemerintah desa harus berperan aktif jika terjadi kondisi seperti ini," tegas Salahudin. (M.BADARUDIN/B-5)