PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, perawatan pasien Covid-19 di rumah karantina sekarang berjalan lebih cepat dari sebelumnya

Hal ini karen pemeriksaan swab kontak erat pasien positif yang dinyatakan reaktif setelah rapid test bisa keluar lebih cepat di RSUD dr Doris Sylvanus.

"Kalau swabnya cepat keluar maka kita juga cepat mengambil tindakan. Yang positif dipindahkan ke rumah sakit nah kalau yang negatif silahkan kembali beraktivitas," kata Emi, Senin 15 Juni 2020.

Kondisi itu jauh berbeda dengan sebelum adanya PCR test di daerah. Bahkan dulu sempat terjadi penumpukan ODP dan PDP karena lama menunggu hasil swab test.

"Kalau tidak salah terakhir masih ada 9 orang. Tapi mereka itu ada yang masuk ada yang keluar dan yang pasti tidak terjadi lagi penumpukan," ujarnya.

--page

"Dulu bisa lebih dari 30 orang karena itu hasil swabnya kita nunggu. Tidak mungkin kita keluarkan kalau belum ada hasil swabnya yang negatif. Sampai sekarang tim medis masih semangat di sana, semua fasilitas perawatan juga masih lengkap," pungkasnya. (HENDRI/B-6)