PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Supervisor Pusdalops BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet menyebutkan sterilisasi Pasar Besar menghabiskan 30 ribu liter disinfektan dalam sehari.

"30 ribu liter disinfektan per hari disemprotkan di pasar besar dilaksanakan oleh personel yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 berdasarkan jadwal," katanya, Senin 15 Juni 2020.

Penyemprotan disinfektan itu dilakukan menyeluruh pada kawasan Pasar Besar pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB dan malam hari pada pukul 20.00 WIB.

"Ada 200 personel dilibatkan terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, damkar dan personel dari sejumlah BPK swakarsa yang ada di Kota Palangka Raya," jelasnya.

Sterilisasi dijadwalkan berlangsung selama 3 hari dimulai sejak 14 Juni hingga 16 Juni 2020 dikuti dengan penutupan aktivitas jual beli di Pasar Besar.

--page

Adapun sasaran penyemprotan, yakni  komplek pertokoan pasar besar di Jalan Irian, jalan Jawa dan Jalan Seram.

Selain itu di jalan protokol menuju kawasan pasar besar, seperti Jalan Ahmad Yani, Darmusugondo, Sumbawa, Halmahera, Jawa dan Jalan Sumatera.

Cairan disinfektan yang selama ini disemprotkan untuk memutus penyebaran Covid-19 telah menyesuaikan pada aturan protokol kesehatan, maupun yang disarankan WHO.

“Cairan disinfektan tentu bertujuan untuk membunuh virus Covid-19 sebelum menginfeksi manusia. Maka itu penyemprotan dilakukan dengan berbagai cara maupun teknik pada permukaan benda atau tempat tertentu," pungkasnya.  (HENDRI/B-6)