KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dua warga Desa Bangun Harja, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan menolak bantuan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT-DD dan bantuan beras terdampak Covid-19.

Kepala Desa Bangun Harja, Mahmud Hasani mengatakan ke 2 warga ini menolak bantuan karena menurut mereka masih banyak warga yang lebih berhak menerima bantua.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan untuk kedua warga kami yang memang penuh kesadaran secara pribadi membuat surat pernyataan bahwa tidak dapat menerima BLT-DD dan bantuan beras,” katanya, Selasa, 16 Juni 2020.

Dia menyebut mereka yang menolak berharap bantuan itu bisa diberikan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkandan berhak untuk menerimanya.

Di Desa Bangun Harja, berdasarkan data ada 136 kepala keluarga sebagai penerima bantuan langsung tunai dana desa. sedangkan untuk realisasinya 2 warga menolak atau mengembalikan.

--page

Dalam proses pengembalian bantuan ini, warga atas nama Asrofiyatun dan Sutana menyerahkan surat pernyataan, tidak dapat menerima bantuan disaksikan pihak kecamatan, Babinsa, aparat desa hingga BPD. (FAHRUL/B-6)