BORNEONEWS, Tamiang Layang - DPRD Barito Timur menyampaikan catatan dan rekomendasi terhadap LKPJ kepala daerah akhir tahun anggaran 2019 pada Rapat paripurna istimewa DPRD, Selasa 16 juni 2020.
Dalam rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bartim Nur Sulistio didampingi Wakil Ketua I Ariantho S Muler dan Wakil Ketua II Depe itu, disampaikan beberapa catatan dan poin-poin yang perlu dilakukan perbaikan dan evaluasi yang berhubungan dengan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Barito Timur pada sejumlah urusan atau kegiatan.
"Salah satunya adalah Silpa dan penyerapan anggaran yang dinilai penting dalam agenda pembangunan," kata Ketua DPRD Barito Timur Nur Sulistio.
Menurutnya Silpa adalah bukti serapan anggaran kurang maksimal serta serapan yang lambat juga bisa menghambat pembangunan yang ditargetkan sehingga tidak tepat waktu.
"Kita lihat serapan anggaran saat ini kurang maksimal, namun kita tidak tahu apa kendalanya. Kita tidak mau menyalahkan siapa-siapa, apakah dampak Covid-19, dampak rasiolisasi maupun alokasi anggaran atau pun sebab lainya kita tidak tahu," ungkapnya.
--page
Dia berharap dengan adanya rapat paripurna ini bisa menjadi bahan untuk evaluasi dan peningkatan pembangunan kedepan.
"Yang bagus ditingkatkan, yang kurang akan dibenahi dan semua ini semua akan menjadi catatan untuk mengenjot dan membenahi kinerja kedepan," pungkas Nur Sulistio.
Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh dan tamu undangan lainya. (BOLE MALO/B-7)








