SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Polres Sukamara melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Rabu, 17 Juni 2020.

Kegiatan yang dipimpin Kapolres Sukamara, AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana itu dilaksanakan di halaman mapolres. Selain personel polres, apel juga diikuti personel TNI, petugas pemadam kebakaran, dan pihak perusahaan besar swasta. 

"Berdasarkan data dalam negeri, dampak yang ditimbulkan kabut asap adalah penurunan pertumbuhan ekonomi hampir mencapai 10 persen," kata Kapolres Sukamara, AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana saat membacakan sambutan Kapolda Kalteng.

Sementara dampaknya terhadap pendidikan di Provinsi Kalimantan Tengah, aktivitas sekolah pernah diliburkan selama satu bulan akibat kabut asap.

"Besar harapan saya suruh Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kapolsek, Danramil serta jajaran untuk saling bersinergi dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ucap Putu Dedy.

--page

Dia menambahkan, Kapolda Kalteng memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan pemetaan wilayah hutan dan lahan masing-masing yang memiliki potensi rawan karhutla.

Kemudian, melakukan simulasi dan pelatihan pemadaman api menggunakan peralatan sederhana kepada seluruh jjajaran.

"Serta galang potensi masyarakat untuk membuat sekat kanal guna pengaturan hidrologi pada lahan gambut," tukas Putu Dedy. (NORHASANAH/B-11)