BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah mengeluarkan alat rapid test sebanyak 2.906.
"Jumlah rapid test hingga 12 Juni 2020, ada 2.906. Baik dari Labkesda mauoun pemeriksaan mandiri atau lab swasta," ujur Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim Multazam, Kamis, 18 Juni 2020.
Rapid test tersebut dilakukan terhadap warga yang kontak langsung dengan pasien positif Covid-19. Selain itu juga dilakukan rapid test massal di seluruh pasar resmi yang memiliki izin dari pemerintah daerah.
"Dari jumlah tersebut, 2.634 alat yang digunakan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), dan 272 pemeriksaan mandiri di lab swasta," kata Multazam.
Sementara dari jumlah tersebut, persentase reaktif cukup sedikit. Bahkan hanya mencapai 91 orang saja. Dari jumlah tersebut, hasil swab yang positif juga tidak semua. Karena masih banyak yang negatif hasilnya.
--page
Rapid test itu dilakukan sebagai langkah pemerintah daerah mendeteksi secara dini penyebaran Covid-19. Meskipun begitu, hasil rapid test tidak bisa menjadi rujukan apakah positif Covid-19 atau tidaknya. Karena semua harus berdasarkan hasil swab. (MUHAMMAD HAMIM/m)








