BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Darmawati mendesak agar Pemkab Kotim segera membuka pasar dadakan yang sebelumnya ditiadakan.
Semua itu bisa dilakukan seiring mulai berangsurnya aktivitas masyarakat kembali diperbolehkan dan rumah ibadah turut mulai dibuka.
“Pemkab Kotim kami harapkan segera mengizinkan kembali pasar dadakan ditempat-tempat yang sebelumnya sudah ada,” katanya, Kamis, 18 Juni 2020.
Menurutnya, dengan dibuka pasar dadakan itu besar harapan untuk mengurai kepadatan di pasar yang masih beraktivtas saat ini.
“Daripada pasar yang ada ini padat maka ada baiknya pasar dadakan itu buka saja tetapi dalam pelaksanaanya harus ketat dengan pelaksanaan protokol kesehatan saat ini pasar yang buka selalu padat,” tegasnya.
--page
Darmawati menegaskan dengan dibukanya pasar dadakan ini juga sangat membantu ekonomi para pedagang.
Pasalnya beberapa hari terakhir ini pedagang banyak menyampaikan aspirasinya melalui Komisi II DPRD Kotim guna diizinkan beraktivitas di pasar dadakan lagi.
Selain itu semua tidak bisa memprediksi kapan wabah ini berakhir, kalau sepanjang bulan seperti ini tentu jadi pertanyaan siapa yang bertanggungjawab dengan ekonomi mereka.
"Makanya saya sarankan agar pemkab membuka kembali pasar dadakan itu sembari juga di situ penerapan standar kesehatan yang maksimum,” tandasnya.
Darmawati menyebutkan pasar itu juga hendaknya dikawal ketat nantinya oleh petugas dari gugus tugas. Kewajiban menggunakan masker serta jaga jarak adalah hal mutlak.
--page
Penutupan pasar dadakan ini terjadi sejak April 2020. Penutupan itu untuk keselamatan orang banyak.
Sedangkan pemerintah kabupaten juga sudah memberikan solusi berupa penyiapan lapak bagi pedagang di pasar dadakan, dengan pindah ke pasar-pasar resmi yang dikelola pemerintah. (NACO/B-6)








