SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Rapid test massal yang akan digelar Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukamara di Pasar Saik rencananya diikuti puluhan orang, sebagain besar merupakan pedagang.

"Jadi kemarin kita sudah mendapatkan jumlah yang akan dirapid test  kurang lebih sekitar 50 orang," kata Plt Kepala Dinkes Sukamara, Amir Sapiyudin, Kamis, 18 Juni 2020.

"Saat ini kawan-kawan sedang mengkaji segala sesuatunya di lapangan terkait bagaimana-bagaimananya, seandainya kalau yang kita rapid test ini ada yang reaktif, ini akan langsung kita isolasi," lanjutnya.

Amir menuturkan, apabila hasil rapid test ada yang reaktif, maka akan langsung dilakukan swab untuk pemeriksaan lebih lanjut, sehingga hasil bisa diketahui apakah yang bersangkutan terpapar covid-19 atau tidak.

"Karena swab ini untuk di Kalimantan Tengah, khususnya di Rumah Sakit Doris Sylvanus pada hari Senin sampai Kamis. Jadi kalau rapid test kita hari Rabu ada yang reaktif, maka langsung kita swab dan langsung kita kirim," ujarnya.

--page

Amir menambahkan, rencana rapid test masal tersebut dilakukan pada pekan depan. Itu ebagai upaya dalam mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Sukamara, mengingat pasar adalah salah satu tempat yang kegiatan berinteraksinya paling banyak.

"Ini adalah upaya kita untuk menekan penyebaran covid-19. Mudah-mudahan wilayah kita bisa bebas dari wabah ini," harap Amir Sapiyudin. (NORHASANAH/B-7)