BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi mengaku, latihan menembak yang diikuti bersama unsur forkopimda lainnya tidak semudah yang dibayangkan.
"Ternyata tidak seperti yang dibayangkan, seperti yang di dalam film-film itu, ini cukup berat. Ternyata tugas polisi itu berat, karena pertimbangannya untuk mengeluarlan peluru itu, baik keselatan dirinya dan yang lain," ucap H Ahmadi saat diwawancara, Kamis, 20 Juni 2020.
"Untuk mendengar dentumannya saja bagi orang yang awam seperti kami ini, banyak yang kami dapat dari latihan menembak hari ini," tambahnya.
Menurut dia, melalui kegiatan latihan menembak tersebut, banyakn hal yang didapat, terutama dalam menjaga emosi, fokus dan sabar agar peluru yang ditembakan bisa tepat sasaran.
"Pelatihan ini agar menjadi pembelajaran kita untuk fokus dalam menghadapi masalah, dengan kesabaran, dengan ketenangan menjaga emosi, ini merupakan pembelajaran yang sangat berarti," ungkap Ahmadi.
--page
Dalam kegiatan tersebut, dirinya memberikan apresiasi kepada Polres Sukamara karena telah melaksanakan kegiatan tersebut. "Terus terang, kami baru kali ini melihat bahwa ada lapangan tembak, ini kami sangat bangga tapi kebanggaan ini harus ditambah lagi," ujar Ahmadi. (NORHASANAH/B-5)








