PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriaty Lambung meminta agar masyarakat bisa memahami terhadap penundaan pembangunan akibat Covid-19.

"Kami meminta masyarakat dapat memahami, bahwa proses pembangunan di Kota Palangka Raya dilakukan secara bertahap dan sedikit terkendala karena Covid-19 yang berdampak pada rasionalisasi anggaran," kata Nenie pada Minggu, 21 Juni 2020.

Informasi mengenai penundaan pembangunan ini menurut Nenie pihaknya dapatkan saat melakukan kunjungan kerja ke Bappedalitbang pada pekan lalu.

"Saat ini, pembangunan lebih diprioritaskan pada wilayah mana yang mendesak dan segera mendapatkan penanganan," tuturnya.

Sejatinya, lanjut Nenie, pembangunan tidak bisa berjalan singkat namun bertahap, misalkan untuk penanggulangan banjir, maka pembangunan akan dilakukan di wilayah yang lebih rawan dan harus segera dilakukan penanganan.

--page

"Contohnya penanganan normalisasi drainase, perbaikan drainasenya untuk diperlebar dan diperdalam. Maka dari itu masyarakat harus bersabar. Semoga pandemi virus ini segera berlalu dan pembangunan kota kita bisa terus kita percepat," tandasnya. (TESTI PRISCILLA/B-7)