PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya masih berupaya untuk menerapkan new normal. Namun hingga saat ini masih belum ada indikator memenuhi berdasarkan kajian akademis dan epidemiologi.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan, indikator tersebut dibuktikan dengan menurunnya kasus positif secara konsisten minimal selama 14 hari.

"New normalnya kapan dimulai, itu akan memiliki indikator. Harus memiliki kajian akademis, kajian epidemiologi," kata Fairid Naparin, Minggu, 21 Juni 2020.

Meski begitu kata Fairid, penerapannya juga tidak langsung untuk keseluruhan. Nantinya pelaksanaan new normal juga tetap dilaksanakan secara bertahap meskipun sudah terpenuhi indikator tersebut.

Dia menjelaskan, itu pun tidak langsung dan dilakukan secara bertahap. Jadi pada saat ini masih terjadi kenaikan yang belum masuk dalam indikator new normal.

--page

"Apabila indikator itu sudah mencukupi baru kita memasuki tatanan new normal," pungkasnya. (HENDRI/B-11)