PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Beberapa hari terakhir, curah hujan di wilayah Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) meningkat. Mewaspadai meluapnya air Sungai Arut, Koramil Aruta jajaran Kodim 1014/Pangkalan Bun, meningkatkan monitoring dan mengecek debit air Sei Arut.

Danramil Aruta Lettu Czi Yunus mengatakan, dua hari terakhir ini curah hujan cukup tinggi. Dikhawatirkan terjadi banjir akibat meluapnya air sungai Arut yang akan melanda rumah warga.

"Saat ini kami rutin melakukan pencecekan debit air sungai, kondisinya sementara ini masih aman. Namum akan kita pantau terus," ujar Lettu Czi Yunus, kepada Borneonews, Selasa, 23 Juni 2020.

Dua hari terakhir hingga hari ini, pihaknya telah memonitor di dua Desa yaitu Desa Kerabu dan di Kelurahan Pangkut. Selain dua wilayah tersebut Desa Sambi juga perlu diwaspadai.

"Hingga hari ini cuaca masih mendung, mudah-mudahan di hulu Sungai Arut tidk hujan sehingga air tidak naik," ungkapnya.

--page

Selain pengecekan lokasi, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar selalu wasapda. Kemudian pihaknya juga selalu melakukan kordinasi dengan pihak terkait, untuk menyiapkan peralatan jika air sungai meluap dan berdampak pada beberapa desa serta kelurahan di Kecamatan Aruta.

"Kita selalu melakukan Koordinasi dengan BPBD Kobar dan Kapolsek guna mempersiapkan peralatan seperti perahu karet, untuk antisipasi jika air sungai meluap dan berdampak banjir," tandasnya. (DANANG/B-7)