KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sempat terkendala jaringan, pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) secara online di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas yang dilaksanakan sejak 8 - 19 Juni 2020 lalu itu secara umum berjalan dengan baik dan sukses.

Pandemi covid 19 telah membawa sejumlah perubahan pada sistem pendidikan di Indonesia khususnya bagi daerah terdampak seperti Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Tidak hanya proses  belajar mengajar saja, proses  Penilaian Akhir Tahun (PAT) juga terpaksa dilakukan di rumah masing-masing siswa sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus covid 19.

MAN Kapuas mengambil langkah untuk menyelenggarakan PAT secara online menggunakan aplikasi Computer  Based Test (CBT). Pelaksanaan PAT ini terpaksa diperpanjang satu hari dari rencana sebelumnya mengingat sejumlah kendala teknis yang dialami di hari pertama dan kedua pelaksanaan PAT online.

Salah satu Proktor PAR MAN Kapuas Bambang Irwandi, mengatakan pelaksanaan PAT online sempat mengalami kendala pada server di hari pertama.

--page

Panitia dan Tim Proktor sebelumnya telah menyiapkan dua Virtual Private Server (PVS) untuk pelaksanaan PAT, akan tetapi rupanya dua server tersebut belum cukup optimal untuk menunjang pengerjaan soal oleh 534 siswa MAN Kapuas yang berasal dari kelas X dan XI.

“Awalnya kami menyiapkan dua server saat simulasi dan berjalan lancar, tetapi saat hari H, PAT loading berjalan sangat lambat, sehingga lembar kerja siswa juga bermasalah seperti soal yang tidak tampil," kata Bambang, Selasa, 23 Juni 2020.

"beberapa siswa yang tidak bisa login, serta jawaban siswa yang tidak tersimpan sehingga  nilai tidak  muncul. Untuk mengatasi itu kami menambahkan lima server lagi agar pelaksanaan PAT hari berikutnya berjalan lancar,” lanjut dia.

Bambang Irwandi juga menyampaikan hari kedua pelaksanaan PAT online MAN Kapuas kembali mengalami kendala, yaitu hilangnya jaringan internet  pada beberapa provider yang digunakan oleh sebagian besar siswa. "Sehingga siswa-siswi tersebut tidak dapat mengikuti PAT pada hari itu," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MAN Kapuas, Siti Nurwidayati menjelaskan bahwa kendala yang dialami tersebut merupakan kendala tidak terduga, sebab sebelumnya telah dilakukan simulasi selama dua hari, yang secara teknis berjalan dengan lancar.

--page

“Akibat adanya kendala di hari pertama dan kedua, panitia sepakat untuk mengundur jadwal ujian mata pelajaran di dua hari tersebut,  sehingga PAT yang harusnya dapat selesai tanggal 18 Juni 2020 menjadi selesai tanggal 19 Juni 2020,” ucap Siti Nurwidayati.

Meskipun sempat diwarnai kendala di dua hari pertama, PAT online MAN Kapuas berjalan lancar di hari-hari berikutnya hingga hari terakhir pelaksanaan.

Siti Nurwidayati menyampaikan syukur atas berakhirnya PAT online perdana  MAN Kapuas ini dengan lancar serta menyampaikan  apresiasinya kepada seluruh panitia, dewan guru, dan pihak-pihak yang terlibat.

“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada anggota panitia pelaksana PAT, terkhusus bagi tim proktor yang rela bekerja lembur untuk mengatasi kendala yang sempat dialami. Alhamdulillah berjalan lancar semuanya,” ucap Siti Nurwaidayati.

Setelah pelaksanaan PAT akan  dilanjutkan  dengan pengisian  Aplikasi Rapor Digital (ARD) oleh masing-masing guru dengan mengakumulasikan  nilai tugas, ulangan harian, dan ulangan semester yang telah dikumpulkan selama satu semester. (DODI RIZKIANSYAH/m)