BORNEONEWS, Tamiang Layang - Balai Penyuluhan Pertanian atau BPP Kecamatan Dusun Timur menargetkan luas tanam jagung pakan 25 hektare di Kecamatan Dusun Timur, pada musim tanam April - September atau Asep tahun 2020.
Koordinator BPP Dusun Timur, Erai Sairi, menjelaskan pengembangan tanaman jagung pakan ini untuk memenuhi kebutuhan akan bahan baku pakan ternak di pasar lokal.
"Peluang pasarnya cukup bagus. Makanya petani di sini meminta bantuan benih jagung dari dinas pertanian," kata Erai Sairi saat menghadiri kegiatan tanam jagung di Desa Harara, Selasa, 23 Juni 2020.
Menurutnya, pengembangan tanaman jagung pakan di Desa Harara baru dimulai pada lahan tersebut sebagai respon petani akan peluang budidaya jagung pakan. Harga jagung kering pipil saat ini di pasar Barito Timur berkisar Rp 3.800 per kilogram.
"Di Desa Harara ini baru mulai 2 hektare, kalau secara keseluruhan di Kecamatan Dusun Timur pada musim tanam ini kami targetkan 25 hektare," jelasnya.
--page
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur Riza Rahmadi berharap pada musim tanam asep ini petani dapat memanfaatkan lahannya dengan baik, salah satunya dengan pengembangan budidaya tanaman jagung pakan ternak.
"Walau tidak begitu besar, kita harapkan di musim tanam asep ini yang biasanya lahan tidak dimanfaatkan, bisa digunakan untuk menanam jagung. Kita berharap dalam 3 bulan ke depan, petani sudah bisa panen jagung dan mendapatkan penghasilan tambahan sebelum memasuki musim tanam berikutnya," pungkas Riza. (BOLE MALO/B-11)








