SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pilkada Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan digelar pada Deseber 2020 mendatang, bersamaan dengan Pilkada Kalteng. Terkait itu, Bupati Kotim Supian Hadi khwatir jika partisipasi pemilih menurun, karena ketakutan terhadap virus corona atau covid-19.

"Saya khawatir ketakutan masyarakat terhadap pandemi covid-19 membuat mereka enggan datang ke TPS untuk menentukan hak pilihnya," kata Supian Hadi, Rabu, 24 Juni 2020.

Meskipun begitu, kekhawatiran tersebut diharapkan tidak terjadi. Mengingat, pilkada tahun ini sangat menentukan pemimpin Kotim selanjutnya.

Dia pun mengharapkan agar masyarakat bisa menggunakan hak suaranya untuk datang langsung ke TPS, tentunya dengan memerhatikan protokol kesehatan pencegahan. Apalagi, KPU juga akan menerapkan protokol kesehatan jika pandemi belum berakhir

"Upaya maksimal untuk pencegahan penyebaran Covid-19 pasti akan dilakukan nantinya," kata Supian.

--page

Sementara, pemungutan suara sendiri akan dilakukan ada 9 Desember 2020 mendatang. Para petugas dari KPU hingga TPS dan lainnya akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), bahkan rencananya juga akan di-rapid test. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)