SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Banjir yang melanda Kelurahan Kuala Kuawayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencapai lutut orang dewasa.

"Banjir sejak kemarin, usai hujan lebat turun. Ketinggian air sendiri sudah capai lutut," ujar Widi, salah seorang warga yang tinggal di daerah tersebut, Rabu, 24 Juni 2020.

Sejumlah rumah dan toko milik warga ikut terendam banjir. Bahkan beberapa di antaranya sudah dimasuki air baik rumah atau toko mereka.

Banjir yang terjadi karena luapan Sungai Mentaya, ditambah hujan deras yang terjadi. Tidak hanya, Balai Basarah yang merupakan rumah ibadah Hindu Kaharingan juga ikut terendam.

"Iya saya lihat juga ikut terendam rumah ibadah tersebut. Sehingga mereka tidak bisa melaksanakan ibadah," katanya.

--page

Saat ini sejumlah warga masih beraktivitas di tengah banjir, namun sebagian ada yang menggunakan prahu kelotok, dan ada juga yang hanya berjalan kaki.

Masyarakat sendiri berharap agar air cepat turun dan hujan tidak terjadi dalam beberapa hari ke depan. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)