BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 500 petugas tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Timur (Kotim), dirapid test di Gedung Serbaguna Jalan HM Arsyad, Kamis, 25 Juni 2020.
"Hari ini ada 500 orang dari anggota KPU, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan juga petugas verifikasi faktual calon perseorangan," ujar Ketua KPU Kotim Siti Fathonah.
Rapid test tersebut dilaksanakan sebagai upaya pihaknya memberikan rasa aman terhadap masyarakat dan juga petugas sendiri. Sehingga, saat melakukan verifikasi, warga tidak khawatir akan tertular Covid-19.
"Di tengah pandemi Covid-19 ini, rapid test hal yang wajib bagi seluruh petugas tahapan Pilkada. Kami kalukan secara bertahap di beberapa tempat selama 3 hari," kata Fathonah.
Sementara, 500 petugas yang di rapid test dilakukan di 2 tempat. Yakni Gedung Serbaguna Sampit dan juga di wilaya Kecamatan Cempaga. Untuk di Sampit ada 300 orang, dan di Cempaga 200 orang.
--page
"Nantinya juga akan dilaksanakan di beberapa tempat, karena junlah keseluruhan yang bertugas dilapangan ada 1.321 orang," terang Fathonah.
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim Multazam mengungkapkan, pihaknya hanya memfasilitasi rapid test tersebut. Sedangkan biaya semua dari KPU.
"Biaya dari KPU, dan kami hanya memfasilitasi untuk rapid test," kata Multazam. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








