BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur memberikan insentif kepada ustadz dan ustadzah atau guru ngaji. Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Kamis 25 Juni 2020.
Sebanyak 233 orang guru ngaji mendapatkan insentif yang ditransfer langsung ke rekening penerima. Jumlah guru ngaji peerima insentif ini bertambah dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 100 orang.
Saat penyerahan, Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas, berharap kepada ustadz dan ustadzah tidak memandang nilai nominal insentif, namun menjadikannya sebagai pemacu motivasi untuk menabur ladang amal yang lebih luas.
"Semoga kita dapat mewujudkan santri-santri yang memiliki kompetensi berkualitas di Kabupaten Barito Timur ini," kata Ampera.
Dia mengatakan, nilai insentif yang disalurkan masih kecil. Karena itu Ampera berharap melalui Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia atau BKPRMI, perusahaan atau lembaga maupun perorangan yang peduli dengan pendidikan Al-Qur'an, dapat mendukung peningkatan insentif bagi guru ngaji.
--page
Sementara itu, Ketua BKPRMI Barito Timur Zainal Hamli menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Barito Timur yang telah melaksanakan janji-janji dalam program visi dan misi 2018 - 2023 dalam mewujudkan pembangunan di bidang keagamaan.
"Ini insentif tahun kedua. Tahun 2019 jumlah penerima 100 orang mengalami peningkatan menjadi 233 orang. Juga dari segi jumlah nominal uang juga mengalami peningkatan menjadi Rp 600 ribu per tahun," ungkap Zainal. (BOLE MALO/B-11)








