BORNEONEWS, Buntok - Kapolres Barito Selatan AKBP Devy Firmansyah menyebut Kebun PASADA 2.000 yang dibuat TNI-POLRI untuk mendukung ketahanan pangan daerah di tengah pandemi COVID-19.
Bebun bersama ini merupakan sinergitas TNI-POLRI telah dibangun di Desa Pamangka, Kecamatan Dusun Selatan dengan mmanfaatkan lahan kosong milik Kodim 1012 Buntok seluas 2 hektare.
Devy menjelaskan kebun ini dinamakan PASADA 2.000 ini diambil dari Parikesit dan Sada melambangkan TNI-Polri angkatan 2.000.
Parikesit merupakan nama alumni Akademi Militer (Akmil) 2000 dan Sada singkatan dari Sanika Satyawada yang merupakan nama alumni Akpol 2000.
“Motto kebun ini ‘Andri TNI-POLRI Takam Masyarakat Marauh, dan Corona Nempat’ diambil dari bahasa dayak Maanyan. Artinya Bersama TNI-Polri, masyarakat makmur, dan Corona kabur,” katanya, Kamis, 25Juni 2020.
--page
Tujuan kebun ini selain mendukung ketahanan pangan, juga memberikan contoh kepada masyarakat tentang membuka lahan dengan tidak membakar.
Juga merupakan kebun percontohan serta berharap para Camat dan Kades meniru apa yang telah dilakukan ini, sehingga ketahanan pangan betul-betul tergelar di wilayah Barsel.
Dia membeberkan kebun ini ditanami tanaman hortikultura seperti lombok, timun, tomat, semangka, terong, bayam, jagung seledri, wortel, kangkung dan lain sebagainya.
Hasilnya akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan secara gratis. Kebun ini merupakan wujud kepedulian TNI-Polri kepada masyarakat dan upaya membantu pemerintah dalam menanggulangi dampak dari pandemi Covid-19. (URIUTU DJAPER/B-6)








