SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Berbulan-bulan dirawat di RSUD Sultan Imanuddin, sehingga pasien Sukma 1 atau Sapuani dinyatakan sembuh setelah menjalani swab test 14 kali.

"Alhamdulillah dengan sembuhnya anak kita, Sapuani, kita patut bersyukur kepada Allah SWT," ucap Wabup Sukamara, Ahmadi saat menyambut kedatangannya, Kamis, 25 Juni 2020.

Menurutnya, memerlukan kesabaran yang luar biasa untuk bisa sembuh. Selain menjalani perawatan yang memakan waktu berbulan-bulan, Sukma 1 juga harus melakukan pemeriksaan swab berulang kali.

"Tanggal 29 April pemeriksaan, tanggal 5 Mei masuk rumah sakit, dan sampai melalukan 14 kali swab, akhirnya dinyatakan sembuh, ini merupakan anugerah dari Allah SWT," tuturnya.

Ahmadi berharap hal-hal positif yang dilakukan Sapuani selama menjalani perawatan di rumah sakit bisa menjadi contoh bagi pasien lain yang sedang menjalani perawatan untuk menghilangkan kejenuhan.

--page

"Selama dirawat, Sapuani ini berhasil mengkhatamkan alquran beberapa kali, ini adalah hal positif yang dilakukan, terlebih anak kita ini memang santri," ungkapnya.

Ahmadi menambahkan melindungai masyarakat dari virus tersebut adalah tugas pemerintah, sehingga pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga daerah dari penyebaran.

"Inilah tugas kami, tugas kita semua untuk melindungi warga Sukamara, sekecil apapun dari tertularnya Covid-19. Mudah-mudahan kita semua terhindar dari pandemi virus corona ini," harapnya. (NORHASANAH/B-6)