INILAHCOM, Jakarta - Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 diperingati Badan Narkotika Nasional (BNN) secara virtual Jumat (26/6/2020).
Pada kesempatan ini Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko menyampaikan, pihaknya memetakan sebanyak 98 jaringan narkotika. 27 di merupakan sindikat berskala internasional. Kemudian 33 jaringan berhasil terungkap dan 19 di antaranya melibatkan warga binaan di dalam lembaga pemasyarakatan.
"Berhasil memetakan 98 jaringan sindikat narkotika, 27 jaringan di antarnaya berskala internasional, dengan mengungkap 33 jaringan, dan sedikitnya ada 19 jaringan yang melibatkan warga binaan atau napi di lapas," kata Heru.
Heru menyampaikan BNN berhasil mengungkap 55 kasus dengan jumlah tersangka 59 orang pada tahun 2019. Kemudian 14 jaringan narkotika berskala internasional diungkap di tengah masa pandemi covid-19,
"kebanyakan lewat online, jasa pengiriman, tapi masih ada juga lewat jalur laut. Polri juga bisa mengungkap peredaran gelap narkotika dari 2019 sampai sekarang sebanyak 16 ton sabu dari kurun waktu Januari sampai Maret 2020," ujar dia.
--page
Kegiatan virtual bertemakan "Hidup 100% di Era New Normal Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba." diikuti jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, dan sejumlah pegiat anti narkotika.








