TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seorang warga Desa Unsum Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur melarikan diri saat tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 wilayah itu, ingin melakukan Tes Swab.

Kordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Bartim, dr, Simon Biring membenarkan bahwa ada warga Desa Unsum yang melarikan diri saat petugas ingin menjemput ke kediamannya untuk dilakukan Tes swab.

Petugas Kesehatan menjemput pada Jumat 26 Juni 2020 pagi, sesampai di rumah sudah tidak ada, informasi bahwa warga tersebut sudah berangkat ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan akan melanjutkan ke Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur melalui Bandar udara.

"Yang pergi itu anak bersama bapak ibunya. Anaknya ini sebelumnya melakukan Rapid tes dan hasilnya menunjukan Reaktif, petugas yang akan menjemput ke rumah untuk dilakukan Tes swab malah sudah tidak ada di tempat, pergi ke Banjarmasin," ucapnya daat dikonfirmasi via telpon Seluler.

Lanjut Kepala Dinas Kesehatan Barito Timur, bahwa anak dan orangtuanya tertahan di bandar udara Samsudinnor Banjarmasin untuk dilakukan karantina selama 14 hari oleh Gugus Tugas wilayah setempat.

--page


"Mereka tidak jadi melanjutkan ke Surabaya dikarenakan tertahan di Bandar udara Samsudinnor Banjarmasin, kini anak tersebut sudah di karantina disana," aku Simon. (PRASOJO/B-5)