BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tiga Pilar Kobar telah meresmikan Desa Pangkalan Satu, Kecamatan Kumai, untuk mengikuti program Desa Pantang Mundur (Lewu Isen Mulang). Ini dibarengi dengan penebaran bibit ikan lele di embung desa tersebut, Sabtu, 27 Juni 2020.
Tiga Pilar Kobar meliputi unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, Polres Kobar AKBP E Dharma B Ginting dan Kodim 1014 Pangkalan Bun, Letkol Inf Yudi Rianto Ratu, bersama dengan Danlanud Iskandar Pangkalan Bun Letkol Pnb Didik Setiya Nugroho, Sekjen Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pusat Joko Permana, turut serta menabur empat kantong plastik berisi ratusan bibit ikan lele kedalam embung.
Tak hanya melepas bibit lele, Tiga Pilar Kobar juga berkesempatan memanen ikan patin, hasil budidaya dari kolam - kolam yang ada di sekitar embung.
Penaburan bibit ikan lele dimaksudkan untuk mendukung program ketahanan pangan masyarakat ditengah pandemi Covid-19.
"Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, kita harus bisa swadaya memenuhi kebutuhan pangan, salah satunya dengan penebaran bibit ikan lele ini," ujar Kapolres Kobar AKBP E Dharma B Ginting.
--page
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah merasa kagum, atas sumberdaya yang dimiliki Desa Pangkalan Satu. Sehingga tidak berlebihan apabila desa ini menjadi role model dan mampu mewakili Kobar dalam program Desa Pantang Mundur (Lewu Isen Mulang).
"Terimakasih Polres Kobar atas sinergitas yang dibangun mampu membawa Desa Pangkalan Satu ini masuk 4 nominasi Mapending Lewu Isen Mulang," ungkapnya.
Sementara itu, Kades Desa Pangkalan Satu Mujiono berencana, akan membangub destinasi wisata dilokasi tersebut. Sehingga akan menambah nilai ekonomi masyarakat.
"Rencana membuat agrowisata sudah disepakati oleh masyarakat, kedepan sekitar embung ini akan kami desain dan mohon dukungan semua pihak untuk mewujudkannya," tandasnya. (DANANG/m)








