BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejumlah penyakit akibat dampak banjir yang terjadi di Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sudah mulai menjangkiti sebagian warga.
Camat Aruta Muhammad Ikhsan, Minggu, 28 Juni 2020 menjelaskan penyakit apa saja yang dialami sebagian warga yang terdampak banjir.
"Dia taranya adalah infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), penyakit kulit dan diare. Sementara ini bantuan pengobatan bagi warga beberapa desa yang terdampak banjir hnaya dilakukan oleh Puskesmas Aruta dengan mengandalkan stok obat yang mereka punya," jelas Muhammad Ikhsan.
Karena itulah, menurut Muhammad Ikhsan, ia berharap agar wilayah yang terdampak banjir juga bisa diberikan bantuan berupa obat-obatan selain bantuan selbako yang audah disalurkan Pemkab Kobar.
Muhammad Ikhsan mrnambahkan, saat ini kondisi banjir di Kecamatan Aruta semakin meluas dan rumah yang terendam bertambah banyak.
--page
"Berdasarkan data sementara sekitar 524 rumah sudah terendam banjir. Rinciannya yaitu Kelurahan Pangkut sebanyak 208 Rumah, Desa Sukarami 30 rumah, Gandis 88 rumah, Kerabu 65 rumah, Nanga Mua 49 rumah, Pandau 2 rumah, Sambi 34 rumah, panahan 48 rumah," jelas Muhammad Ikhsan. (WAHYU KRIDA/B-5)








