BORNEONEWS, Buntok – Dandim 1012 Buntok, Letkol Inf Tuwadi SE M.I.Pol tantang dua perenang tercepat calon prajurit TNI-AD di permadian Rawen, Desa Sanggu, Kecamatan Dusun Selatan. Minggu, 28 Juni 2020.
“Siapa di antara kalian yang menang saya kasih hadiah,” tantang Tuwadi saat melatih renang para calon prajurit.
Pantauan Borneonews, dalam adu cepat renang tersebut, salah satu calon prajurit memenangi tantangan tersebut, Dandim 1012 Buntok di urutan kedua dan satu calon prajurit di urutan terakhir.
Tuwadi mengatakan, meski hari libur dirinya mengorbankan waktu memberi motivasi dan pelatihan kepada pemuda-pemudi calon prajurit binaannya.
Menurutnya, motivator yang efektif adalah suri tauladan, oleh sebab itu dirinya terjun langsung melatih renang, bahkan menantang perenang tercepat.
--page
Para calon prajurit ini, sambung dia, sebelumnya telah dilatih oleh Babinsa mulai dari pembinaan fisik, akademik, psikologi, renang dan pengecekan kesehatan tanpa dipungut biaya sepeser pun.
“Latihan renang kali ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan merka setelah dilatih sebelumnya,” ucap dia.
Sehingga, sambung dia, nantinya dapat dilakukan pembinaan secara rutin dan berkelanjutan sampai mereka benar-benar mampu dan mahir dalam berenang.
Ia menambahkan, tahun lalu Kodim 1012 Buntok meluluskan 64 putra terbaik Barito Selatan dan Barito Timur saat ini mereka sudah mau selesai pendidikan. Sementara tahun ini 44 orang sedang mengikuti pendidikan.
“Alhamdulillah animo masyarakat atau pemuda pemudi masuk menjadi prajurit TNI-AD setiap tahun terus meningkat,” ucap dia.
--page
Di tempat sama, Agus seorang calon prajurit yang sedang ikut pembinaan mengakui sangat senang dan semangat apabila Pak Dandim karena selalu memberikan semangat.
“Setiap Komandan yang datang kita semua semangat, karena selalu diberi support bahkan selalu membawa makanan, baik nasi dan kue,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/m)








