BORNEONEWS, Puruk Cahu - Dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, termasuk di wiilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) masyarakat dihimbau untuk terus mentaati anjuran pemerintah dalam rangka memutus mata rannntai penyebaran virus tersebut.
Pemerintah terus menerus tanpa henti mensosialisasikan kepada masyarakat terkait penggunaan masker, social distancing, physical Distanncing, mencuci tangan dan tetap di rumah melalui berbagai sarana dan media.
Bahkan tidak jarang pemimpin secara langsung terjun kelapangan mensosialisasikan ke masyarakat dengan ketentuan protocol kesehatan namun tetap saja rentan terhadap penularan.
Seperti yang dilakukan Bupati Mura Drs. Perdie M. Yoseph MA yang turun langsung ke jalan untuk memberikan sosialisasi sekaligus membagikan masker ke masyarakat.
Dimana Bupati mendatangi kawasan akses keluar masuk ke Desa Mangkahui yang merupakan desa dengan kasus terbesar Covid-19 di Mura untuk menyampaikan himbauan langsung dan membagikan masker.
--page
“saya tidak puas kalau tidak turun kelapangan langsung, dengan protocol kesehatan yang ketat, saya menyambangi masyarakat untuk menyampaikan himbauan langsung termasuk masalah peggunaan masker yang kerap diabaikan” kata Bupati saat dikonfirmasi Ppost, Senin kemarin di Puruk Cahu.
Dirinya mengungkapkan bahwa saat mendatangi kawasan sekitar desa Mangkahui, masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker, dengan alasan tidak punya masker dan berbagai alasan lainnya.
Tentu jelas Bupati pemadangan miris tersebut membuat dirinya sedih karena tingkat kesadaran masyarakat masih rendah, dan memang Pemerintah harus bekerja ekstra keras untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan tentu perlu support semua pihak.
“ kami dari Gugus Tugas ingin agar Kabupaten Mura segera terbebas dari sebaran Covid-19, segala daya dan upaya terus dilakukan siang dan malam, namun semua itu percuma kalau kesadaran masyarakat masih rendah dan tidak peduli” jelas Bupati.
Sementara itu, dikatakan bahwa saat ini jumlah Positif Covid-19 di Mura ada sebanyak 23 orang, dan sebagian besarnya adalah cluster Gowa dan sisanya dari transimis local, kemudian untuk PDP nihil dan ODP sebanyak 3 orang.
Namun saat ini Mura memiliki banyak warga yang bertstaus OTG atau punya riwayat kontak erat dengan pasien Positif Covid-19 sebanyak 347 orang dan sudah dilakukan rapid test sebanyak 161 orang dan reaktif sebanyak 24 orang. (Trs/B-5)








