BORNEONEWS, Puruk Cahu - Kondisi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) saat ini cukup mengkhawatirkan, bahkan sudah berada di posisi kedua tingginya anngka terkonfirmasi Positif setelah Kota Palangka Raya.
Di mana sebagaimana dijelaskan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaupaten Mura, Drs. Hermon bahwa up date per tanggal 4 Mei pukul 04 sore, ada tambahan sebanyak 11 orang yang terkonfirmasi positif sehingga saat ini berjumlah 34 orang.
Dimana tambahan positif covid-19 tersebut dijelaskan berdasarkan hasil Swab yang dikirimkan dan saat ini hasilnya sudah diterima oleh pihak Gugus Tugas.
Sementara itu, upaya tracking terus dilakukan untuk melacak penyebaran virus Corona dan dari hasil tracking yang dilakukan ditetapkan sebanyak 445 orang yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) meniingkat cukup banyak dari hari sebelumnya sebanyak 347 orang.
Penetapan OTG tersebut merupakan pendataan yang dilakukan tim medis terhadap orang yang memiliki riwayat kontak erat denga pasien Positif Covid-19.
--page
Dan dari 445 orang OTG, sudah ada sebanyak 318 orang yang sudah menjalani rapid test dan sebanyak 3 orang reaktif atau positif rapidt test dan menjalani Swab atau tes PCR yang nanti hasilnya akan diterima dalam waktu dekat.
Dijelaskan, untuk sebanyak 34 orang terkonfirmasi positif, dirincikan sebanyak 9 orang dari desa mangkahui, kemudian 6 orang dari Kelurahan Beriwit, 1 orang dsri Desa Batu Putih, 2 orang dari Kelurahan Muara Tuhup, 1 orang dri Kelurahan Muara Bekanon, 14 orang dari Dirung Lingkin dan 1 orang dari desa sungai Batang.
Dikatakan Hermon, bahwa Pemerintah melalui Gugus Tugas terus melakukan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mura, dan upaya tracking yang maksimal menunjukan tingginya angka OTG dan terkonfirmasi Positif.
Tentu pihaknya berharap kondisi ini adalah puncak dari Pandemi di Mura dan berlahan akan turun persentasenya seiring dengan ccepatnya penanganan dan upaya tracking yang dilakukan pihak medis dilapangan.
Sementara itu, dikatakan untuk penambahan 11 orang terakhir, terdiri dari 11 orang merupakan karyawan perusahaan tambang dan 1 orang merupakan warga beriwit yang ppunya riwayat perjalanan dari Sukabumi.
--page
Ke 11 orang tersebut saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit di Palangka Raya dan dalam kondisi yang stabil. Sedangkan di RSUD Puruk Cahu ada sebanyak 9 orang terkonfirmasi positif yang tengah menjalani perawatan. (Trs/B-5)








