SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah menegaskan pentingnya akurasi data kependudukan. 

Tidak hanya sebatas jadi acuan data biasa saja namun juga terkait pengambilan kebijakan hingga berpengaruh terhadap dana yang masuk ke kas daerah dari Dana Alokasi Umum (DAU) Pemerintah Pusat.

Oleh karena itu, kata dia mereka menuntut agar data pendudukan Kotim ini harus akurat dan memang ter-update. Sebab, database kependudukan nantinya akan sangat berguna bagi Pemkab Kotim untuk bisa mengakses DAU melihat dari jumlah penduduk Kotim.

Menurut Riskon, salah satu persoalan yang dialami dinas teknis adalah tidak adanya mobil operasional untuk menjangkau sejumlah daerah pedalaman Kotim. 

"Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bekerja tidak bisa sistem jemput bola hingga ke pelosok. Meski, merekapun sebenarnya tahu bahwa kendala mereka minimnnya fasilitas yang tersedia itu," ucap Riskon, Senin, 29 Juni 2020.

--page

Riskon berharap persoalan ini bisa jadi atensi dari bupati untuk bisa memfasiltasi Disdukcapil. Agar mampu menunjang kegiatan dinas teknis ini.

Politikus muda Partai Golkar ini mengakui Komisi III sudah mengundang Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil. Mereka banyak berdiskusi mengenai persoalan kependudukan. Terlebih lagi data kependudukan ini sangat diperlukan  untuk suksesi pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kotim. (NACO/m)