SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kondisi orangutan yang dievakuasi di Jalan Muhammad Hatta, Lingkar Selatan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam kondisi baik.

"Kondisinya baik, tidak ada luka-luka atau bekas serangan hewan atau manusia," ujar Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Senin, 29 Juni 2020.

Meski begitu nantinya sesampai di Pangkalan Bun juga kembali dilakukan pemeriksaan, terutama terkait kondisi kesehatannya dan kaki tangan apakah ada yang patah atau tidak.

Jika nantinya kondisi orangutan ini dalam keadaan sehat, maka akan langsung di lepas liarkan di wilayah konservasi Taman Nasional Tanjung Puting. "Orangutan akan langsung dibawa ke Pangkalan Bun untuk dilepas liarkan," katanya.

Sementara itu orangutan ini diduga sudah lebih 2 pekan berada di lokasi. Observasi sudah dilakukan selama 10 hari.

--page

Hingga pada hari ini berhasil dievakuasi oleh tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) Seksi Konservasi Wilayah II, bersama Orangutan Foundation International (OFI).

"Orangutan ini tidak ada menyerang warga hanya saja merusak kebun nanas warga untuk dimakannya," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)