BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sumber daya manusia atau SDM lokal akan lebih diutamakan dalam program ketahanan pangan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pulang Pisau.
Demikian dikatakan Kepala Disnakertrans Pulang Pisau, Farisco JS Ibat. Jika ekstensifikasi lahan dilaksanakan, maka SDM lokal yang terdahulu untuk masuk dalam program tersebut.
Farisco mengatakan saat ini tim dari Direktorat Jendral Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Pemukiman Transmigrasi PKP2Trans sedang menghimpun data menghadapi intensifikasi dan ekstensifikasi lahan untuk pengembangan ketahanan pangan di Kabupaten Pulang Pisau.
Pihaknya hanya menyiapkan data yang diperlukan tim PKP2Trans. "Demikian juga perangkat desa, sekretaris desa, dan BPD yang nantinya akan memberikan informasi masalah data yang diperlukan oleh tim PKP2 Trans ini," katanya.
Direktur Penataan Persebaran Penduduk, Ditjen PKP2Trans Kemendes PDTT, Anto Pribadi juga sebagai ketua tim dalam pendataan ini mengatakan program yang dilaksanakan pemerintah pusat ini untuk membantu masyarakati.
--page
Nantinya bantuan intervensi pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan pola ekstensifikasi.
"Penambahan SDM internal yang akan ditata melalui SP Pugar dan kita mengutamakan penduduk lokal dulu,” katanya.
Anto mengatakan keuntungan ekstensifikasi lahan yang sekarang tidak diberdayakan secara maksimal nantinya bisa menghasilkan produksi padi yang bisa mendukung ketahanan pangan, bukan hanya di Kalimantan saja, bahkan seluruh Indonesia. (JAMES DONNY/B-6)








