PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS,Pangkalan Bun - Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) reguler ke 108 Kodim 1014/Pangkalan Bun resmi dibuka Bupati Sukamara Windu Subagio di Aula Desa Bangun Jaya, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Selasa, 30 Juni 2020.

 

Kegiatan itu tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker dan menjaga jarak. Kegiatan yang dihadiri oleh Danrem 102 Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto ini juga dirangkai dengan Pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan Provinsi Kalteng 2020.

 

Dalam sambutannya, Danrem mengatakam bahwa TMMD ini bertujuan untuk percepatan pembangunan di suatu daerah.

 

"Dalam kegiatannnya kita juga berdayakan masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, sehingga masyarakat ikut merasa memiliki dan menjaga hasil dari TMMD," katanya.

 

Danrem menuturkan, ada beberapa kegiatan yang bakal digelar dalam TMMD kali ini. "Di antaranya adalah pembangunan embung yang bisa untuk pertanian dan air bersih, pos terpadu yang bisa digunakan Babinsa, Bhabinkamtibmas serta masyarakat untuk bermusyawarah dalam melakukan pembangunan dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada," jelas Danrem.

--page

Terkait masalah pandemi covid-19, Danrem juga mengapresiasi situasi dan kondisi di Kabupaten Sukamara yang dianggapnya bagus dalam hal pencegahan penyebaran virus tersebut.

"Tentunya kondisi saat ini harus ditingkatkan dan dijaga agar jangan sampai bertambah yang terpapar covid19.  Cek betul di perbatasan, bila perlu adakan rapid test. Jangan sampai ada orang dari luar datang membawa virus. Selalu waspada di pusat berkumpul orang dan tegakan disiplin protokol kesehatan," bebernya.

Kemudian, lanjut Danrem, terkait potensi karhutla, ia mengingatkan semua pihak menjaga wilayahnya supaya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.

 

"Karena saat ini kondisi masih terdapat hujan, merupakan waktu yang tepat untuk mensosialisasikan bahaya karhutla. Hal ini sebagai antisipasi menghadapi musim kemarau. Kita harus ingat 95% kebakaran hutan dan lahan merupakan ulah manusia," tutur Danrem. (WAHYU KRIDA/B-7)