BORNEONEWS, Tamiang Layang - Budidaya ayam petelur yang dikembangkan Pemerintah Desa Maipe, Kecamatan Paju Epat mulai berproduksi atau menunjukkan hasil.
Kepala Desa Maipe, Sutranata menjelaskan, 320 ekor ayam ras petelur yang dibudidayakan dengan menggunakan Dana Desa tahap I tahun 2020 saat ini sudah sudah mulai bertelur.
"Sudah ada beberapa ekor ayam yang mulai bertelur," kata Sutranata di Desa Maipe, Selasa 30 Juni 2020.
Menurutnya, budidaya ayam ras petelur tersebut menghabiskan Dana Desa sebesar Rp 160 juta.
"Dana Rp 160 juta tersebut untuk membeli bibit ayam sebanyak 230 ekor, membangun kandang, membeli pakan, serta untuk pelatihan," jelas Sutranata.
--page
Dia berharap, budidaya ayam ras petelur tersebut dapat berkembang dengan baik sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Maipe, sekaligus bisa menjadi percontohan untuk pengembangan budidaya yang lebih luas. (BOLE MALO/B-11)








