SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Demi menciptakan suasana pemilihan kepala daerah yang aman dan kondusif, TNI dan Polri bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) siap meningkatkan sinergitas. Khususnya berkaitan dengan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bupati/wakil bupati Kotim dan gubernur/wakil gubernur Kalteng. 

"Kami siap meningkatkan sinergitas dengan seluruh mitra Polri. Khusunya pengamanan jalannya Pilkada," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Rabu, 1 Juli 2020. 

Hal tersebut disampaikannya pada saat memperingati HUT ke 74 Bhayangkara di Polres Kotim yang dihadiri oleh Dandim 1015 Sampit letkol CZI Akhmad Safari, Bupati Kotim Supian Hadi, dan juga Ketua DPRD Kotim Rini A Gagah. 

Upacara HUT Bhayangkara tahun 2020 ini, dilaksanakan secara virtual se Indonesia, dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. 

HUT Bhayangkara tersebut dijadikan sebagai momen untuk meningkatkan sinergitas dengan seluruh mitra kerja polri. Khususnya dalam mengamankan jalannya pemilihan kepala daerah serentak yang pencoblosannya dilakukan pada 9 Desember 2020 mendatang.

--page

Sementara itu, Bupati Kotim Supian Hadi meminta dukungan TNI dan Polri dalam mengamankan Pilkada. Bahkan dirinya berharap adanya inovasi agar tingkat partisipasi pemilih tetap tinggi, sebab pilkada serentak dilaksanakan di tengah pandemi covid-19. 

"Mudah-mudahan sinergitas ini bisa berdampak positif terhadap partisipasi pemilih di Pilkada," kata Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)