BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menyebutkan akan terus mengintensifkan bantuan sosial untuk warga yang terdampak Covid-19 selama tidak korupsi dan bertentangan aturan. Upaya penyaluran bansos untuk kepentingan masyarakat saat ini terus dilakukan.
Hal ini disampaikannya saat melakukan dialog interaktif sebagai narasumber, di RRI Kota Palangka Raya, dengan topik Sinergi KPK, BPKP dan Pemprov Kalteng dalam mengawal bansos pada masa pandemi Covid-19, diaula RRI Palangka Raya, Rabu, 1 Juli 2020.
Dalam Dialog khusus ini Gubernur juga menjawab pertanyaan masyarakat melalui inteaktif serta mendengarkan aspirasi mengenai kondisi dampak Covid-19 saat ini. Dan dihadir juga oleh Koordinator Wilayah II KPK RI, Asep Rahmat Suwandha dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalteng, Setia Pria Husada.
"Bansos bentuk kehadiran pemerintah di tengah penderitaan rakyat karena Covid-19, kami terus intensifkan dan salurkan bansos berupa BLT dari Pemprov dengan jumlah Rp 90 miliar untuk tahap pertama ini sebanyak 180 ribu KK. Untuk bansos pribadi juga berjalan," kata, Sugianto Sabran.
Ia menambahkan pada Intinya, pihaknya akan selalu koordinasi dengan BPK dan KPK, agar potensi pelanggaran tidak ada, yang penting tidak dikorupsi, dan tersalur ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
--page
Sementara itu, acara yang dipandu oleh wartawan RRI Septina Trisnawati ini juga dihadiri oleh plt Kadinsos Rian Tangkudung, Kepala Inspektorat Sapto Nugroho, sejumlah SOPD, berlangsung dengan aktif dimana berbagai masukan juga diterima oleh Gubernur Sugianto Sabran. (NOPRI/m)








