BORNEONEWS, Sampit - Rapid test gratis tahap terakhir untuk pelajar, santri, dan mahasiswa digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu, 1 Juli 2020. Hasilnya, ada 3 orang yang reaktif.
"Ada 190 orang yang mengikuti rapid test dan 3 orang di antaranya reaktif," kata Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim Multazam, Rabu, 1 Juli 2020.
Untuk 3 orang tersebut langsung diberikan arahan agar melakukan karantina. Selain itu, tim tracking juga akan bergerak untuk mencari tahu riwayat perjalanannya.
Adapun rapid test gratis tersebut merupakan tahap akhir. Kegiatan itu merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan fasilitas kepada pelajar yang menempuh ilmu di luar daerah.
"Rapid test gratis ini merupakan tahap akhir. Setelah ini belum tahu lanjut atau tidak, tergantung keputusan pimpinan," kata Multazam.
--page
Sementara, hasil rapid test non reaktif sendiri dapat digunakan pelajar seama 14 hari ke depan. Hal itu sesuai surat edaran terbaru dari Gugus Tugas Covid-19 Nasional.
"Kalau sebelumnya hanya berlaku 3 hari, sekarang sudah 14 hari," terang Multazam. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








