BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Desa Haringen Kecamatan Dusun Timur, Yasen mengeluhkan pembuatan buku rekening tabungan untuk penyaluran bantuan langsung tunai dana desa atau BLT DD belum selesai.
Hal ini menyebabkan penyaluran BLT DD tahap pertama di Desa Haringen hingga saat ini belum juga terealisasi.
"Pembuatan rekeningnya masih antri, keterlambatan tersebut membuat warga menilai saya tidak becus mengurus BLT DD," kesal Yasen di Haringen, Jumat 3 Juli 2020.
Menurutnya, pemerintah desa sempat mengajukan izin ke dinas perbedaaan masyarakat dan desa serta kepada pemerintah kecamatan untuk menyalurkan BLT DD secara tunai namun tidak diizinkan.
"Seharusnya ini sudah persiapan penyaluran BLT DD tahap kedua, kami berharap pihak bank bisa segera menyelesaikan pembuatan rekening sehingga tidak jadi masalah di masyarakat," imbuh Yasen.
--page
Dia menjelaskan, bantuan sosial tersebut ditujukan bagi masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19. Sehingga harus segera disalurkan supaya dapat meringankan beban ekonomi masyarakat.
Diketahui, Pemerintah Desa Haringan menetapkan 70 keluarga sebagai penerima BLT DD yang akan menerima bantuan sebesar Rp 600 per keluarga selama 3 bulan melalui rekening bank masing-masing. (BOLE MALO/B-7)








