BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran menyebut ada beberapa langkah yang perlu diambil dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada 2020.
Pertama, memberikan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat, dengan melibatkan para pemuka masyarakat maupun memanfaatkan sarana media sosial agar masyarakat menyadari bahaya yang ditimbulkan akibat pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Kedua, siapkan Satgas penanggulangan bencana Karhutla sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya yang dilengkapi dengan sarana prasarana dan peralatan pendukung lainnya.
Ketiga, berikan bekal kemampuan secara teknis melalui kegiatan pelatihan bagi personil yang terlibat dalam Satgas Penanggulangan Karhutla sehingga tanggap mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam penanganan Karhutla.
Keempat, hindari timbulnya ego sektoral dalam penanganan karhutla serta tingkatkan koordinasi dan kerjasama yang sinergis dalam mengatasi persoalan yang timbul di lapangan.
--page
Kelima, jaga komitmen dan lakukan tindakan secara profesional bagi para pelaku karhutla sehingga bisa memberikan efek jera kepada masyarakat lain yang ingin membuka lahan dengan cara dibakar.
Keenam, berdayakan segenap potensi masyarakat untuk berperan serta aktif dalam membantu penanggulangan Karhutla di Kalteng. (NOPRI/B-6)








