PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran melihat tingkat kedisplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan masih kurang.

Hal itu berdasarkan hasil studi Tim Pakar Gugus Tugas Provinsi Kalteng dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Cabang Palangka Raya dengan metode quisioner terkait kedisiplinan menggunakan masker pada berbagai aktivitas masyarakat.

"Data persentase masyarakat tidak menggunakan masker, antara 29,4 persen sampai 65,3 persen tidak menggunakan masker, serta masih banyak masyarakat yang tidak menerapkan jaga jarak antara 30,0 persen sampai 78,5 persen," katanya, Minggu, 5 Juli 2020.

Dia menuturkan upaya perbaikan disektor kesehatan akan berjalan lambat perbaikannya jika masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena sangat penting dalam upaya pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

Di sisi lain gubernur mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada para tenaga kesehatan, relawan kesehatan yang terus menerus dengan penuh ketulusan melakukan upaya terbaik dalam melakukan perawatan pasien Covid-19.

--page

"Mari kita sama-sama disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah sehingga bisa terhindar dari resiko terpapar Covid-19," tutupnya. (NOPRI/B-6)