PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Koatawaringin Barat (Kobar), Nurhidayah meminta seluruh intansi yang tergabung dalam satgas pencegahan kebakaran hutan dan lahan untuk memaksimalkan sosialisasi pencegahan Karhutla.

Bupati mengatakan berdasarkan prakiraan BMKG Agustus 2020 merupakan puncak musim kemarau, sehingga agar satgas yang tergabung dalam penanganan Karhutla sedini harus mensosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan.

"Kita berharap jangan sampai setelah adanya pandemi Covid-19, lalu banjir ditambah bencana Karhutla, sehingga sedini mungkin supaya pencegahan Karhutla ini kita maskimalkan," ujarnya.

Petugas seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa, Polsek, Danramil, lurah, kades dan camat yang dekat dengan masyarakat, dimohon kerjasamannya untuk dapat terus mensosialisasikan tentang Karhutla.

"Kalau terjadi karhutla, petugas dilapangan ini sangat lelah dan tak kenal waktu, sehingga mari kita bersama memberi imbauan pada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar," ungkapnya.

--page

Tim yang tergabung dalam pencegahan Karhutla supaya dapat menggiatkan kegiatan patroli, terutama di wilayah yang rawan terjadi Karhutla. (DANANG/B-6)