BORNEONEWS, Muara Teweh – Dengan meningkatkan positif covid-19 di Kabupaten Barito Utara, Pemerintah Daerah setempat melakukan perpanjangan status tanggap darurat covid-19.
Hal ini berdasarkan kesepakaran bersama saat rapat evaluasi penyebaran covid-19 yang dilaksanakan di rumah jabatan Bupati Barito Utara, Senin 6 Juli 2020 yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra.
Sugianto Panala Putra mengatakan dalam beberapa minggu ini peningkatan kasus positif di Barito Utara kian meningkat, maka dari itu status tangap darurat harus diperpanjang mengingat penularan masih terjadi.
"Saya terus mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak serta butuh komitmen disipilin yang kuat untuk mematuhinya, agar kita bisa segera memutus mata rantai penularan Covid-19 di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan," jelas Sugianto Panala Putra.
Sementara itu, Sekretaris Daerah menambahkan, agar disetiap posko baik didarat maupun jalur sungai agar semakin diperketat terhadap orang pendatang yang masuk ke Barito Utara berdasarkan dengan SOP yang ada.
--page
"Mudah-mudahan kerjasama dan koordinasi tetap terjalin dengan baik,agar kita bisa melawati wabah Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan dan untuk penanganan covid-19 baik posko angkutan darat dan sungai diperpanjang sampai September ini," ucap Jainal Abidin.
Plt Kadis Kesehatan, H Siswandoyo menyampaikan bahwa data kasus Covid 19 sejak Maret sampai 6 Juli di Barito Utara yakni ODP 56 orang, PDP 31 orang, positif 19 orang.
Pasien positif yang sembuh 5 orang, positif yang meninggal dunia 2 orang dan positif dalam perawatan ada 12 orang.
"Dengan adanya perkembangan data tersebut menunjukan bahwa ancaman covid-19 belum berakhir, sehingga dibutuhkan peran aktif masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus," jelas Siswandoyo.
Ditempat terpisah, Bupati Barito Utara, H Nadalsyah kembali mengingatkan agar masyarakat Barito Utara terus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan juga mengikuti anjuran pemerintah untuk selalu mengunakan masker, cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak fisik dan juga menghidari kerumunan. "Kita selalu berdoa semoga pademi ini segera berakhir dan kondisi secepatnya pulih," harap H.Nadalsyah. (RAMADHANI/B-5)








