PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pagi ini di Markas Komando (Mako) Ditsamapta Polda Kalteng terdengar suara tembakan beberapa kali.

Terlihat puluhan anggota Ditsamapta Polda Kalteng menenteng senjata lengkap mengejar 2 orang berpakaian preman dengan menggunakan senjata laras panjang.

Beberapa kali anggota mengeluarkan tembakan peringatan untuk meringkus 2 orang yang diduga sedang melakukan aksi teror.

Namun aksi teror yang dilakukan 2 orang berpakaian preman ini bisa digagalkan. Tapi semua itu hanya simulasi yang dilakukan anggota Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah dalam menghadapi Pilkada yang rencananya akan digelar 9 Desember 2020.

Selain itu juga untuk mempersiapkan pengamanan ring 1 pejabat VIP yakni presiden yang direncanakan datang pada Kamis 9 Juli 2020.

Presiden bersama rombongan akan datang untuk mengunjungi Kabupaten Kapuas dan pulang Pisau dalam rangka mengecek kesiapan food estate.

--page

Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Susilo Wardono melalui Wakilnya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar mengatakan, kegiatan simulasi ini untuk mempersiapkan kedatangan Presiden ke Kalimantan Tengah serta mengamankan Pilkada.

Pemateri yang memberikan pembekalan kepada anggota Samapta dalam latihan tersebut yakni sudah mendapatkan pelatihan untuk ketahanan dan pengamanan di Mabes Polri dan merupakan anggota yang sudah berpengalaman di bidangnya.

"Kita tetap melaksanakan latihan rutin ini juga mempersiapkan pengamanan Pejabat VVIP yakni Presiden. Pemateri kita sudah profesional di bidangnya. Maka dari itu kita manfaatkan untuk memberikan bekal pelatihan bagi anggota kita," tandasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)