SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong perusahaan operator agar terus mengembangkan jaringan telepon seluler dan internet di desa yang belum terjangkau.

"Harapan kami, seluruh desa di Kotim ini sudah tidak lagi dinyatakan blank spot seiring masuknya jaringan telepon seluler dan internet," kata Kepala Diskominfo Kotim, Multazam, Selasa, 7 Juli 2020. 

Meskipun begitu, pihaknya mengakui hal tersebut tidak bisa instan. Karena harus membutuhkan biaya besar bagi perusahaan. Baik dalam membangun infrastruktur telekomunikasi dan sarana pendukungnya.

"Luas wilayah dan geografis yang rumit jadi kendala dalam perluasan jaringan telekomunikasi di Kotim," kata Multazam. 

Meskipun begitu, pihaknya juga sudah banyak melakukan terobosan, seperti memasang point to point di sejumlah desa. Namun, peralatannya sangat rentan terhadap gangguan alam sehingga berpotensi banyaknya gangguan. 

--page

Sementara, yang sangat dibutuhkan saat ini jaringan internet data di ponsel. Karena masyarakat banyak yang menggunakannya untuk bekerja dan berkomunikasi.

"Mudah-mudahan ke depan secara bertahap tidak ada lagi desa yang blank spot area," harap Multazam. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)