TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Desa Bararawa Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur, M Sarkawi mengungkapkan, pengembangan budidaya ayam petelur di desa yang dipimpinnya bertujuan untuk membuka wawasan masyarakat.

"Kalau ini nanti berhasil bisa menjadi contoh bagi masyarakat Desa Bararawa untuk mengembangkan usaha serupa, selama ini banyak yang tidak mengerti cara beternak ayam petelur," ucap Sarkawi di Desa Bararawa, Rabu 8 Juli 2020

Lanjutnya, Pemerintah Desa Bararawa membudidayakan ayam ras petelur sebanyak 400 ekor dan menghabiskan anggaran dari dana desa sebesar Rp 112 juta.

"Anggaran itu kami gunakan untuk membeli bibit ayam, pakan, obat-obatan serta untuk pembuatan kandang," jelasnya.

Menurut Sarkawi, pihaknya membeli bibit ayam petelur yang sudah mendekati usia produksi sehingga hanya memerlukan waktu beberapa minggu untuk beradaptasi ayam-ayam tersebut sudah dapat bertelur.

--page


"Ini ayam datang hampir dua minggu dan sekarang beberapa ekor sudah mulai bertelur, semoga dalam waktu dekat semua sudah bisa bertelur," pungkasnya. (BOLE MALO/B-7)