PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Antisipasi menumpuknya sampah pasca banjir, Dinas Lingkungan Hidup (DlH) Kabupaten Kobar langsung menurunkan tim untuk membersihkan sampah di Sungai Arut Kelurahan Mendawai, Rabu, 8 Juli 2020.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun DLH Kobar M Robianoor mengatakan, sampah ini terbawa arus saat banjir, sedikitnya tiga ton sampah berhasil diangkat oleh tim kebersihan.

"Saat terjadi banjir banyak sampah yang terbawa arus. Sampah tersebut juga sebagian tersangkut di jamban milik warga yang ada di Kelurahan Mendawai, dan hari ini sudah kami angkut. Karena sampah yang tersangkut memang membuat pemandangan kotor," kata M Robiannoor.

Dengan mengerahkan petugas kebersihan, sampah yang tersangkut di jamban dapat dibersihkan. Selain sampah, petugas juga membersihkan rumput yang berada di pinggiran sungai arut.

Dengan dibersihkannya sampah yang mengapung di air, membuat Sungai Arut kembali bersih. Ditambah lagi Sungai Arut selama ini dijadikan objek wisata. Sehingga untuk kebersihannya harus terjaga.

--page

"Untuk kebersihan sampah di bantaran Sungai Arut ini sudah menjadi perhatian kita. Maka saat ada penumpukan sampah langsung kita angkut," ujarnya.

Sejauh ini, DLH juga sudah mempunyai perahu yang di Siagakan untuk mengangkut sampah di Sungai Arut. Sehingga kedepanya sungai Arut tetap terjaga Kebersihannya.

"Selanjutnya kami minta kepada warga yang tinggal dipinggiran sungai, untuk tidak membuang sampah di sungai. Bila ada yang masih membuang sampah mohon kerjsamanya untuk menegurnya, hal ini demi kepentingan bersama," pungkasnya. (DANANG/B-7)