BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi berharap program perluasan areal tanam kopi rakyat seluas 36 hektar yang dimulai pada bulan Oktober tahun 2019 tetap dipertahankan.
Program perluasan areal tanam kopi tersebut tersebar pada tiga kecamatan yakni di Desa Tewah Pupuh Kecamatan Benua Lima, Desa Turan Amis Kecamatan Raren Batuah dan Desa Apar Batu Kecamatan Awang.
"Kami berharap tanaman kopi ini bisa bertumbuh dengan baik karena itu mohon dukungan dari semua petani serta penyuluh pertanian agar tanaman kopi seluas 36 hektar ini bisa dikelola maksimal," kata Riza di Tamiang Layang, Kamis 9 Juli 2020.
Dia berharap dengan perawatan yang baik tanaman kopi jenis robusta tersebut sudah dapat berbuah pada usia 2,5-3 tahun.
"Kopi robusta dipilih untuk dibudidayakan petani di tiga desa tersebut karena kopi robusta bisa tumbuh baik pada iklim tropis dan memiliki produktivitas yang paling tinggi," kata Riza.
--page
Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap, dengan keberhasilan budidaya kopi, akan menjadi alternatif sumber pendapatan baru bagi petani di tiga desa tersebut, selain dari tanaman karet. (BOLE MALO/B-7)








