BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, tepatnya di RT 4 lagi-lagi diterjang banjir. Musibah alam ini terjadi untuk ketiga kalinya, yakni dari Januari, April dan Juli 2020.
Banjir terjadi karena beberapa hari terakhir Kuala Kurun dan sekitarnya terus dilanda hujan lebat, sehingga membuat debit Sungai Kahayan meluap ke permukiman warga.
"Sudah dua hari ini banjir terjadi. Dan hari ini kelihatannya debit air semakin naik," kata Andi warga jalan Damang Sawang, Jumat 10 Juli 2020.
Menurutnya debit banjir kali ini lebih tinggi dari musibah banjir yang terjadi sebelumnya, sebab sebagian teras rumah milik warga sudah terendam air.
Dia berharap banjir tidak berlangsung lama dan debit air tidak semakin bertambah, sehingga tidak membuat warga Kelurahan Tampang Tumbang Anjir mengungsi.
--page
"Semoga saja besok banjir sudah surut, sebab banjir ini juga sangat mengganggu aktivitas, terlebih saat berkendara," tuturnya.
Dari pantauan borneonews.co.id di Jalan Adonis Samad, banjir juga terjadi di jalan tersebut dengan ketinggian 1,5 meter. (HENDRA/B-5)








